Friday, December 04, 2009

Memperpanjang Umur Baterai Laptop 2

Setelah tulisan terdahulu tentang memperpanjang umur baterai laptop, ditulis hanya berdasarkan pengalaman dan pengamatan, saya kembali mencoba mencari referensi yang lebih valid.

1. Apakah Harus Melepas steker (AC Cord) setelah baterai terisi penuh ?, jawabannya bisa YA dan TIDAK, tergantung situasi dan kondisi.

Melepas steker saat baterai full charged, di era baterai Lithium-based, hanyalah MITOS. yang benar dan membuat umur baterai menjadi lebih pendek bukan Steker tercolok Listrik, tetapi suhu baterai itu sendiri. Proses charging otomatis akan berhenti manakala baterai full charged (100%), sehingga tidak dimungkinkan adanya istilah over charged. Jika laptop digunakan untuk pekerjaan berat yang mengakibatkan suhu komputer secara umum lebih dari 60 derajat (biasanya untuk game, atau aplikasi grafis berat), maka usia baterai menjadi lebih singkat.

Kesimpulannya :
Ketika anda menggunakan laptop untuk bekerja maksimal (kerja keras) yang menimbulkan panas ekstra diatas 60 derajat celcius, menggunakan ac power dan melepas baterai adalah pilihan terbaik. (gunakan UPS untuk menjaga pasokan listrik manakala listrik sumber mati)
Tetapi jika penggunaan laptop pada posisi standard menghasilkan panas antara 40-50 derajat, lebih aman selalu tancapkan steker ke dalam sumber listrik dengan posisi baterai terpasang, karena baterai mempunyai umur yang dihitung berdasarkan jumlah recharged.



Sunday, November 15, 2009

Memperpanjang Umut Baterai Laptop


Saat mencari sumber di internet bagaimana cara menghemat baterai laptop, rata-rata mengatakan hal yang sama, yaitu :
- Jika akan dipakai dalam jangka waktu lama lebih baik baterai dilepas, dan dicolokkan langsung ke terminal AC.
- Jika baterai telah penuh, lebih baik lepas sumber daya AC karena bisa mengakibatkan over charged
- dll..

Tapi apakah itu berdasar keterangan / manual resmi dari produsen baterainya ?. say jadi ragu.. saya telah mempraktekan apa yang saya baca di beberapa blog, tapi hasilnya rasanya baterai lebih cepat drop.. masih menurut sumber di internet, kemampuan bertahan baterai Li-ion berkisar sampai 800 kali recharged, disertai dengan penurunan kapasitas dayatampung nya.



tapi beberapa waktu ini saya mengamati di power source nya ms windows, bisa di lihat di
start - control panel - power options - power meter, terlihat status baterai

Current power source : AC Power
Total bateray power remaining : 100 %

menurut logika saya nih, kalimat diatas artinya kurang lebih, Laptop memanfaatkan AC sebagai sumber tenaganya, tidak menggunakan bateray sebagai pemacu daya dan tidak ada aktifitas charging baterai.

kalau benar artinya seperti itu, ini bisa berarti :
- Setelah bateray penuh aktifitas charging tidak dilakukan, jika demikian apakah mungkin terjadi overcharged ?
- Sumber daya menggunakan AC power, tidak menggunakan bateray. ini berarti bateray yang telah penuh tidak akan berkurang dayanya, karena tidak terpakai.
Jika benar logika saya diatas, berarti lebih baik menggunakan ac power saat memungkinkan, tanpa perlu melepas bateray, karena tidak mempercepat umur charged bateray (800x), saat listrik tiba-tiba padam tidak takut kehilangan data karena terpasang bateray yang siap digunakan saat ac mati.

Logika ini tentu saja berlaku pada UPS (uninteruptable Power system), saat ups terhubung dengan AC Power, selain menyuplai tenaga komputer, juga melakukan charging pada baterai UPS.

CMIIW, semoga tidak salah pilih langkah karena teori-teori yang beredar tanpa dasar.